Tampilkan postingan dengan label Browser. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Browser. Tampilkan semua postingan

12 Juni 2009

Koneksi lemot?? Hack Mozilla aja!

Buat anda pengguna mozilla dan suka browsing tapi koneksi lemot ... nih ada tips buat hack mozilla firefox biar ngebut dan was wus was wus . . .

1. Buka Mozilla.

2. Ketikan di addres bar “about:config” (tanpa tanda patik).

3. Scroll mouse anda kebawah dan cari “network.http.max-connections”, double klik dan masukan nilai “64″.

4. Cari “network.http.max-connections-per-server”, double klik dan masukan nilai “21″.

5. Cari ‘network.http.max-persistent-connections-per-server”, double klik dan masukan nilai “8″.

6. Doube klik pada “network.http.pipelining ” menjadi “true”.

7. Cari “network.http.pipelining.maxrequests”, double klik dan masukan nilai “100″.

8. Double klik pada “network.http.proxy.pipelining” menjadi “true”.

9. Langkah terakhir, klik kanan dimana saja pilih : New >> integrar >> lalu tulis “nglayout.initialpaint.delay” (tanpa tanda petik”. Kemudian masukan nilai “0″.

Close Mozilla anda, kemudian buka lagi dan bandingkan kecepatan nya sebelum anda melakukan setting tadi. Oke, gimana hasilnya ??

Source: indokracker/tforce2009.wordpress.com
-----

05 September 2008

Google Chrome Review

Mungkin ada netter yang sudah mencoba memakai Browser Google terbaru, Google Chrome. Kalau belum, mungkin artikel ini berguna buat sekedar informasi…

Browser buatan Google ini memang cukup layak untuk disejajarkan dengan browser yang telah beredar, kalau dilihat sebagai fungsi saja sebagai penjelajah internet. Setelah kami coba setelah browser ini beredar kami menemukan fakta-fakta tentang kelebihan dan kekurangan dari browser google ini. Berikut kami kelebihan dan kekurangan dari Chrome ini.

Kelebihan Browser Chrome:
1. Membuka browser di Windows sangat cepat, hampir sama atau bahkan lebih cepat dari Windows Explorer, hanya butuh waktu 1-2 detik saja
2. User interface yang sederhana tapi sangat gampang untuk digunakan
3. Tidak perlu install flash dan java (sudah ada di dalamnya)
4. Otomatis bookmark semua web yang pernah kita buka berikut dengan history, most visited, recently closed tab
5. Memakai memori yang cukup irit bila dibanding browser lain. Browser memakai memori dibawah 20MB, dan per-tab rata-rata 4-20 MB
6. Sistem anticrash yang lebih baik dengan sistem alokasi memori per-Tab, jadi apabila ada tab yang dibuka crash, Chrome hanya akan menutup tab tersebut, bukan 1 browser seperti pada browser-browser lainnya
7. Sistem antiphising dijanjikan Google akan lebih baik atau setidaknya sama dibanding browser lainnya
8. Tempat yang digunakan untuk mengetik alamat situs (browser address) bisa berfungsi sebagai Search.

Kekurangan Browser Chrome:
1. Tidak (belum) ada add-on seperti Moziila FireFox
2. Security yang masih ada celah seperti layaknya Safari, sehingga tidak cocok untuk digunakan untuk transaksi keuangan di internet
3. Karena masih beta, kemungkinan masih ada bug yang bisa membuat sistem Windows crash
4. Hanya tersedia versi Windows XP & Vista saja
5. Untuk setiap tab yang dibuka, Chrome selalu mengalokasikan memori sendiri, sehingga jangan kaget kalau netter melihat Windows Task Manager (ctrl + alt + del), akan banyak pemakaian memori untuk Chrome kalau netter membuka banyak Tab
6. Sistem RSS Feed pada Chrome masih ada bug, jadi belum berfungsi sepenuhnya.

Nah kalau netter penasaran, bisa mencoba sendiri Chrome, untuk download, bisa langsung ke: http://www.google.com/chrome

[Ketok.com]

19 Januari 2008

Tips Menghemat Memori Firefox Hingga 3x Lipat

Bagi Anda penghobi internet, tentu tidak asing dengan nama Firefox. Ya, aplikasi browser besutan Mozilla Foundation ini begitu populer khususnya di kalangan pengguna open source. Namun pernahkah Anda frustasi saat berselancar dengan firefox tiba - tiba komputer Anda melambat atau bahkan ngadat? Contoh saat Anda menunggu login email di google mail (GMAIL), Anda mencoba membuka situs forum linux.or.id di tab baru. Namun tiba-tiba mouse Anda menjadi sulit digerakkan alias komputer melambat . Hal ini mungkin akan membuat Anda frustasi.


Mengapa hal ini bisa terjadi? Salah satu penyebab utamanya adalah karena firefox itu sendiri. Meski populer rupanya Firefox bukanlah browser ringan. Browser ini tergolong tambun dan boros, karena menghabiskan resource komputer yang lumayan tinggi. Untuk pertama kali dijalankan saja browser ini (versi 2) menghabiskan paling sedikit 10 mega memori di Linux, dan 20 mega di Windows. Semakin banyak Anda membuka tab / web maka semakin besar memori yang dihabiskan dan semakin sibuk pula CPU Anda bekerja. Anda bisa mengeceknya via aplikasi semacam top dan free di console atau ksysguard di KDE. Dari sisi manajemen memori tampaknya browser ini masih kalah dibanding rivalnya Opera.

firefox-tune-up-02.jpg

Gambar 01.

Men-disable animasi flash terbukti ampuh dalam menghemat memori yang dipakai Firefox. Jenuh bukan melihat “flash” yang bertebaran seperti ini?

Namun Anda tidak perlu berkecil hati dan lekas-lekas memutuskan berpindah ke browser lain. Karena dengan sedikit tune up Anda bisa memperbaiki kinerja Firefox kesayangan. Silahkan ikuti langkah - langkah berikut..

Buka firefox. pada address ketikkan about:config (Lihat Gambar 02).

firefox-tune-up-01.jpg
Gambar 02.
about:config

1. Batasi kapasitas cache memori
Setiap kali Anda membuka sebuah halaman web, Firefox otomatis akan menyimpannya dalam cache memori. Secara default Firefox menggunakannya sebesar jumlah maksimal RAM yang Anda miliki. Itulah mengapa semakin banyak Anda membuka web, memori komputer Anda semakin habis. Untuk membatasinya tambahkan opsi: browser.cache.memory.capacity. Caranya klik kanan, New > Integer. Ketik browser.cache.memory.capacity, enter, masukkan angka 2048. 2048 disini artinya gunakan cache memori maksimal hanya 2 Mega. Anda bisa coba - coba dengan angka yang lain, namun usahakan merupakan kelipatan dari 1024.

2. Batasi kapasitas cache history
Sama seperti cache memori, hanya bedanya peruntukan cache disini oleh Firefox lebih ditujukan untuk mempercepat loading halaman saat Anda menekan tombol back dan forward pada browser. Apabila Anda jarang memakai back dan forward, ada baiknya Anda set dengan nilai kecil guna menghemat memori. Pada filter ketikkan: browser.sessionhistory.max_total_viewers, ubah nilai -1 menjadi 3. Default -1 artinya gunakan semaksimal RAM yang ada. hmm.. nilai default dari Firefox benar-benar rakus bukan?

3. Batasi kapasitas cache disk
Secara default Mozilla menset ukuran cache disk sebesar 50 Mega. Tentunya ini pemborosan memori. Mensetnya menjadi 2 MB dapat memberikan performa yang positif khususnya bagi komputer dengan memori dibawah 128 MB dan harddisk model lama. Pada filter ketikkan: browser.cache.disk.capacity, ubah nilai 50000 menjadi 2000.

4. Batasi extension/add-ons
Semakin banyak add-ons yang Anda gunakan, semakin besar RAM yang dihabiskan. Disable add-ons yang kurang Anda gunakan. Untuk membandingkan performa memori yang digunakan saat menggunakan dan tanpa add-ons dapat dilakukan dengan mencoba menjalankan Firefox pada kondisi safe-mode. Caranya dengan perintah: $ firefox -safe-mode. Pada pilihan yang muncul pastikan Anda beri tanda pada opsi: Disable all add-ons (Lihat Gambar 03)

firefox-tune-up-04.jpg
Gambar 03.
Opsi pilihan pada safe-mode

5. Disable Flash
Tahukah anda bahwa animasi flash yang di load saat Anda membuka web memakan resource RAM yang lumayan besar? Konsekuensinya adalah waktu loading menjadi lebih lambat dan berat. Bahkan pada plugin flash sebelum versi 9, resource RAM yang dipakai merupakan akumulasi dari jumlah flash yang dibuka sebelumnya. Gerah? (Lihat Gambar 01) Ada baiknya anda disable flash. Silahkan download dan install flashblock addon disini:
http://downloads.mozdev.org/flashblock/flashblock-1.5.5.xpi (untuk firefox > 1.5.5)

6. Disable download history
Sebaiknya anda nonaktifkan fitur history ini. Karena semakin banyak download history yang disimpan, maka akan menurunkan performa Firefox. Apalagi bila media penyimpannya pada media removeable seperti disket. Caranya mudah, pilih menu Tools > Options > Privacy. lalu hilangkan pilihan pada “Remember what I’ve downloaded” (Lihat Gambar 04)

firefox-tune-up-03.jpg
Gambar 04.
Hilangkan pada pilihan “Remember what I’ve downloaded”

7. Load yang perlu saja
Secara default Firefox tanpa kita sadari merusaha melakukan pre-download pada link halaman web yang mungkin akan kita klik. Hal ini meniru taktik Google yang mencache terlebih dahulu result pertama dari link pencarian yang dia temukan. Tentu cara ini hanya memboroskan bandwdith, dan performa CPU. Untuk menonaktifkan fitur ini ketik pada filter: network.prefetch-next, klik dua kali, agar nilainya menjadi false.

8. Download dan segera tampilkan.
Tips ini mungkin berguna buat yang tidak sabaran. Umumnya firefox akan menunggu beberapa saat setelah download untuk mulai menampilkan halaman yang dituju. Untuk memaksa Firefox agar segera menampilkan halaman web yang didownloadnya Anda bisa menset nilai: nglayout.initialpaint.delay menjadi 0. Apabila belum ada silahkan klik kanan, new > integer > nglayout.initialpaint.delay

Tips untuk menghemat memori lainnya adalah dengan mengaktifkan fitur config.trim_on_minimize. Hanya saja fitur ini hanya efektif pada lingkungan Windows. Caranya klik kanan, new > boolean, ketikkan config.trim_on_minimize. Set nilainya True. Dengan cara ini setiap kali Firefox di minimize, otomatis memori yang di pakai akan dilepas / dibebaskan, sehingga dapat dipakai untuk proses aplikasi lainnya.

OK, apabila langkah - langkah diatas telah Anda kerjakan, langkah terakhir adalah me-restart Firefox kesayangan Anda. Bagaimana kini performa Firefox Anda? Kami tunggu komentarnya.

catatan:
Untuk melihat besar cache memory yang digunakan Firefox saat ini, dapat dilihat dengan mengetikkan about:cache pada url browser.

Sumber : majalah-linux

15 November 2007

Opera 9.5 (Kestrel) Akan Segera Hadir

Oleh Philry4n

Dua bulan terakhir, Tim Desktop yang mengembangkan Opera untuk komputer personal bekerja keras mengembangkan Opera 9.5, yang memiliki kode : Kestrel. Opera 9.5 akan memiliki banyak fitur-fitur baru, peningkatan pada fitur-fitur yang telah ada, dan perbaikan bugs. Dalam beberapa minggu ke depan Tim akan mengeluarkan weekly Opera 9.5 agar anda bisa mencobanya.

Yang Baru!

Setelah rilis Opera 9 tahun lalu, Opera terus mengembangkan rendering engine (semacam mesin penterjemah dari kode-kode html,css, javascript dll dan kemudian menampilkannya di komputer -Ryan). Hasilnya, Opera 9.5 mengandung pengembangan-pengembangan selama setahun. Pengembangan yang dilakukan antara lain Dukungan lebih baik terhadap CSS3, Dukungan terhadap SVG (Scalable Vector Graphics) yang superior dan engine javascript baru. Opera 9.5 memiliki komitmen besar terhadap standar dan merupakan browser sesuai standar terbaik, Opera 9.5 juga akan mampu menampilkan halaman web yang tidak sesuai standar secara lebih baik (karena banyak sekali halaman web yang tidak sesuai standar, misal bila ada halaman web yang mengklaim hanya bisa diakses menggunakan browser tertentu dapat diartikan bahwa situs tersebut tidak sesuai standar -Ryan).

Tampilan

Tampilan akan sedikit berubah. Pada Opera 9.5 fitur-fitur populer pada Opera akan lebih mudah diakses dan akan lebih konsisten dengan browser yang lain.

Aksesibilitas (kata yang benar atau tidak?)

Zoom pada Opera merupakan fitur yang populer. Opera 9.5 melangkah lebih ke depan dengan memperkenalkan dukungan pada aplikasi screen reader (untuk yang memiliki gangguan pada penglihatan), navigasi keyboard yang mumpuni (untuk yang malas menggunakan mouse atau memiliki kekurangan) dan shortcut keyboard yang lebih konsisten.

Integrasi sesuai Platform

Untuk memastikan bahwa Opera adalah pilihan terbaik pada platform yang anda gunakan. Pengguna Mac dapat melihat tampilan yang baru dan indah. Opera untuk Linux akan menyediakan QT4 build, sehingga anda dapat menyesuaikan tampilan Opera (skin) agar sesuai dengan tampilan desktop anda. Opera juga akan menyediakan Opera 64-bit untuk Linux/FreeBSD

Performa

Bila anda menyukai kecepatan dalam berselancar di dunia maya, Opera 9.5 akan jauh lebih cepat, secara benchmark (test perbandingan dengan browser lain) dan secara nyata. Antarmuka pengguna pun akan terasa lebih lincah dan responsif, contoh dalam berganti-ganti tab akan terasa lebih cepat pada UNIX

Dan seperti biasa, masih banyak lagi fitur-fitur baru

Catatan : Weekly adalah rilis yang lebih rendah tingkatannya daripada Beta, sehingga kemungkinan memiliki bugs cukup tinggi, back up Opera anda terlebih dahulu sebelum mencobanya

Sumber : my.opera.com/id/blog/