Tampilkan postingan dengan label OS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OS. Tampilkan semua postingan

01 Mei 2008

BlankOn 3.0 (Lontara) Resmi Dirilis

Pada tanggal 27 April 2008 Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) dan Komunitas Ubuntu Indonesia melepas distribusi BlankOn Linux versi 3.0 yang diberi nama Lontara. BlankOn Linux adalah distribusi Linux yang dikembangkan demi menghasilkan distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan pengguna komputer umum di Indonesia.

Dengan menghadirkan filosofi, kemudahan, dan kehandalan yang ditawarkan Ubuntu Linux sebagai distribusi aslinya, BlankOn Linux Lontara dikembangkan dengan menggunakan Ubuntu Hardy Heron (versi 8.04) sebagai basis utamanya secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux khas Indonesia, khususnya untuk dunia pendidikan, perkantoran dan pemerintahan. Fitur-fitur utamanya di antara lain adalah kesiapan multimedia (mampu memutar DVD/mp3 dan beragam format proprietari lainnya) dan tersedianya aplikasi keuangan.

“Lontara sudah lebih matang, kaya dan indah dibanding rilis-rilis sebelumnya. Sudah tidak ada alasan bagi instansi-instansi pemerintah untuk tetap menggunakan perangkat lunak tertutup dan berbayar”, ujar Farhan Perdana yang mengomandoi proyek BlankOn 3.0 ini.

Edisi Lontara kali ini selain menampilkan fitur uniknya, yaitu membuat penggunanya dapat menulis dan membaca dalam aksara tradisional Lontara’ yang digunakan di Sulawesi, juga dibuat dalam dua varian utama, yaitu versi Standar yang ditujukan untuk komputer-komputer modern dan versi Minimalis, yang ditujukan untuk komputer-komputer jenis lama yang masih banyak digunakan di Indonesia. Dalam versi Minimalis, telah terinstal pula uji coba program peramban Wikipedia tanpa perlu terkoneksi ke Internet yang diberi nama Daluang. Walau belum berfungsi penuh (hanya fungsi pencarian dan penampilan artikel yang baru dapat dinikmati), Daluang diharapkan dapat segera dicoba dan memperoleh masukan dari masyarakat.

BlankOn Linux Lontara menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama yang digunakan pada antarmukanya, dan diharapkan dapat menjadi alat sosialisasi istilah-istilah bidang komputer pada Bahasa Indonesia yang selama ini dianggap aneh dan membingungkan.

Muhammad Takdir, salah seorang pengembang BlankOn 3.0 berkomentar: “Diharapkan dengan rilisnya BlankOn linux Lontara ini dengan segala kemudahan dan keunggulannya bisa semakin meningkatkan semangat dan kesadaran masyarakat Indonesia tentang pemanfaatan perangkat lunak yang bebas dan terbuka terutama di dunia pendidikan.”

BlankOn Linux Lontara juga dikembangkan dengan maksud sebagai pelatihan bagi para pengembang dalam negeri dalam hal kolaborasi online dan pengembangan produk perangkat lunak bebas/terbuka, yang mana proses pengembangannya total dilakukan secara online menggunakan jalur situs web, milis dan kanal #blankon di server IRC irc.freenode.net.

Alamat Unduh BlankOn 3.0 >> Selengkapnya...

27 Desember 2007

Ubuntu 8.04 alpha 1 dan alpha 2

Komunitas Ubuntu kembali merilis platform software seri terbaru. Perangkat lunak yang diberi nama Ubuntu 8.04 alpha 1 dan alpha 2 itu memiliki kode nama Hardy Heron.

Platform seri terbaru tersebut adalah seri kelima yang tergolong LTS (long term support). Sistem LTS itu menandakan bahwa karya tersebut mampu bertahan hingga 3 hingga 5 tahun.

Sistem LTS kali pertama diaplikasikan pada Ubuntu seri 6.06 yang telah dirilis pada 2006. Selanjutnya, diaplikasikan pula pada versi-versi terbarunya, 6.10, 7.04 dan yang terakhir dirilis Oktober 2007, yaitu 7.10 atau dikenal dengan nama Gutsy Gibbon.

Di seri Hardy Heron, Ubuntu akan memanjakan pengguna dengan memberikan kualitas gambar yang memuaskan. Fasilitas Pulseaudio juga diberikan dengan penambahan fitur volume control yang lebih lengkap.

Cara penginstalannya juga tidak terlalu rumit. Ubuntu versi Hardy Heron tersebut memiliki kesamaan cara dalam penginstalan bak Kubuntu, Edubuntu, Gobuntu, UbuntuJeOS, dan UbuntuStudio. Ubuntu versi LTS untuk desktop dan server juga support dengan PC Intel x86 dan AMD64. Untuk server edition, alangkah baiknya spek minimum pada PC kita adalah Pentium berfrekuensi 75MHz dengan RAM minimum 32MB.

Jika ingin hasilnya lebih optimal, sebaiknya PC memiliki spesifikasi 300 MHz x86 processor, 64 MB of RAM, 500MB of disk space, VGA graphics card capable of 640×480 resolution, dan CD-ROM drive. (dey/bs)

Sumber : Jawa Pos dotcom

20 November 2007

BlankOn Linux versi 2 Resmi Diluncurkan

JAKARTA - Pada hari Kamis, 15 November 2007 Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) dan Komunitas Ubuntu Indonesia melepas distribusi BlankOn Linux versi 2 yang diberi nama "Konde". BlankOn Linux adalah distribusi Linux yang dikembangkan demi menghasilkan distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan pengguna komputer umum di Indonesia.

Dengan menghadirkan filosofi, kemudahan, dan kehandalan yang ditawarkan Ubuntu Linux sebagai distribusi aslinya, BlankOn 2 (Konde) dikembangkan dengan menggunakan Ubuntu 7.10 (Gutsy Gibbon) sebagai basis utamanya secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux khas Indonesia, khususnya untuk dunia pendidikan, perkantoran dan pemerintahan. Fitur-fitur utamanya di antara lain adalah kesiapan multimedia (mampu memutar DVD/mp3 dan beragam format proprietari lainnya) dan tersedianya aplikasi keuangan.

BlankOn 2 (Konde) menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama yang digunakan pada antarmukanya, dan diharapkan dapat menjadi alat sosialisasi istilah-istilah pada bidang komputer Bahasa Indonesia yang selama ini dianggap aneh dan membingungkan.

BlankOn 2 (Konde) juga dikembangkan dengan maksud sebagai pelatihan bagi para pengembang dalam negeri dalam hal kolaborasi online dan pengembangan produk perangkat lunak bebas/terbuka, yang mana proses pengembangannya total dilakukan secara online menggunakan jalur situs web, milis dan kanal #blankon di server IRC irc.freenode.net.

"Dengan sistem pengembangan yang terbuka, di mana setiap orang dapat berpartisipasi, diharapkan proyek BlankOn dapat digunakan untuk meningkatkan kontribusi Indonesia kepada dunia perangkat lunak bebas dan terbuka" ucap Mohammad DAMT selaku koordinator infrastruktur BlankOn 2.

Unduh BlankOn 2

BlankOn 2 (Konde) dapat diunduh dari halaman Unduh pada situs www.BlankOnLinux.or.id, baik dari situs utama maupun dari situs cermin lainnya.

Kontak Media

Silakan lakukan korespondensi dengan menggunakan jalur milis pada alamat: BlankOn@googlegroups.com.

Tentang YPLI

YPLI adalah organisasi nirlaba yang bergerak dalam pengembangan software dan sumber daya manusia di bidang Linux, Free Software, dan Open Source Software (FOSS) di Indonesia. Pengembangan BlankOn 2.0 ini disponsori oleh badan dunia PBB di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) dan beberapa lembaga di Indonesia.

Tentang Ubuntu Indonesia

Komunitas Ubuntu Indonesia merupakan komunitas para pengguna Ubuntu yang dibentuk untuk membantu mempromosikan Ubuntu di Indonesia. Saat ini Komunitas Ubuntu Indonesia telah secara resmi diakui sebagai Ubuntu Local Community (LoCo) Team oleh Ubuntu.

Linux adalah merek dagang terdaftar milik Linus Torvalds.

Ubuntu dan Canonical adalah merek dagang terdaftar milik Canonical Ltd.

Merek dagang dan hak cipta lain yang dirujuk catatan ini adalah kepunyaan masing-masing pemiliknya.

Sumber : http://www.ubuntu-id.org

07 November 2007

Puppy Linux 3.0 - OS 'Sembarang Tempat'

Jakarta - Bagi mereka yang ingin kenal dengan yang namanya Linux namun malas jika harus meng-install sistem operasi (OS) ke hardisk mungkin bisa mencoba Puppy Linux.

Pasalnya, OS ini mampu dijalankan langsung dari CD dan USB tanpa harus mengkopi ke hardisk. Dengan kata lain, OS ini bisa disebut sebagai sistem operasi 'sembarang tempat'. Kini, versi terbarunya pun siap meluncur.

Keunikan inilah yang membuat Puppy Linux berbeda dari OS lainnya. Versi terbaru dari OS ini — Puppy Linux 3.0 — juga masih menyedot ukuran yang cukup mungil, tak sampai 100 Mb.

Meski mungil, Puppy diklaim punya desain yang handal, mudah digunakan serta berfitur optimal. Aplikasi bawaan yang disertakan pun cukup banyak termasuk Sea Monkey/Mozilla Application Suite, AbiWord, Sodipodi ataupun Gnumeric.

Dengan kelebihannya, PC World yang dikutip detikINET, Kamis (4/10/2007) melansir, Puppy juga bisa digunakan dalam berbagai komputer lama, sarana demo pengenalan Linux ataupun sebagai sistem operasi darurat.

Menurut pengembangnya, Barry Kauler, Puppy Linux 3.0 telah mengalami upgrade cukup banyak dari versi sebelumnya. Salah satunya terkait kompabilitas Puppy Linux dengan distro Linux lawas, Slackware. "Meski demikian, Puppy bukanlah kloning dari Slackaware. Puppy benar-benar unik," tukas Kauler.
( fyk / ash )

Fino Yurio Kristo - detikINET