26 Juni 2008

Rilis: Billing Open Source (BiOS) Baliwae 1.4B

Selengkapnya baca informasi fitur baru disini:
http://www.code.google.com/p/bios/wiki/WhatsNew14

Download disini:
http://www.bios.googlecode.com

Screenshot Terbaru:
http://www.code.google.com/p/bios/wiki/ScreenShot_1_4_B

Fitur Baru dan Perbaikan di versi 1.4B

* Perbaikan critical bug perhitungan billing seperti tertera: http://code.google.com/p/bios/issues/detail?id=3
* Penambahan client non internet pada menu billing. Jadi apabila ada client tidak bermain internet namun misal hanya ngeprint saja, data pe mbeliannya tetap dapat dimasukkan dalam billing, termasuk dicetakkan printout notanya
* Menu laporan kini dapat menggenerate laporan untuk penjualan yang non internet, misal print, makan minum, dsb.
* Pewarnaan pada data laporan
* Summary pada menu billing kini telah AJAX. sehingga dapat update otomatis seiring perpindahan zona tarif.
* Tampilan billing lebih dipercantik, dengan penggunaan icon2
* Pada menu client, khususnya di bagian pilihan deskto (KDE, Gnome, atau Windows) kini dihilangkan. Diganti dengan pilihan distro desktop yang dipakai. Tersedia mulai slackware, ubuntu, suse, dst.
* Apabila distro linux Anda tidak terdaftar, pilih saja linux_general.
* Untuk pengguna client windows, pilih windows. Anda juga dapat menambahkan daftar distro yg tertera disitu, dengan cara membuat icon logo distro dan beri nama seperti icon2 yang terdapat pada direktori /img/client/
* Pada menu setting, ditambahkan pilihan untuk mengaktifkan atau mematikan fungsi screenshot.
* Menu registrasi online: kini setiap pengguna yang mengisi form registrasi ini, otomatis akan didaftarkan dalam newsletter BiOS yang beralamat di GoogleGroups. Sehingga apabila ada info rilis / patch terbaru menjadi yang pertama tahu.

Rilis: Billing Open Source (BiOS) Baliwae 1.4

Setelah dinanti-nantikan, akhirnya Billing Open Source (BiOS) versi 1.4 dengan codename “BiOS is life” dirilis secara resmi hari ini. Meski sebenarnya sejak 2 hari kemarin versi finalnya sempat “bocor” tersebar duluan di internet melalui email dan chat. Beragam fitur baru dan perbaikan dihadirkan oleh billing warnet bebas lisensi asli buatan Indonesia ini.


Gambar 01. Tampilan operator.

Tampilan yang mudah dipelajari dengan teknologi AJAX dan dukungannya pada hampir semua distro linux yang ada, membuat billing ini banyak diminati oleh warnet -warnet LINUX di tanah air.


Gambar 02.

Tampilan billing di Client.

Berikut adalah fitur-fitur baru yang diharapkan dapat memancing pengusaha warnet Linux untuk menggunakannya :

* Tampilan informasi halaman depan yang lebih rapi dan menarik
* Menu - menu dalam billing kini dibuat lebih simple, dengan tambahan icon yang menarik. Pada menu billing (untuk memantau penggunaan billing) terdapat 2 pilihan layout. Mode standard dan simple. Untuk warnet dengan banyak pc sebaiknya memilih mode simple. karena jumlah pc yg dapat dipantau dalam satu monitor menjadi lebih banyak
* Fitur baru untuk menampilkan billing atau mematikan seluruh pc client secara otomatis cukup dengan satu kali klik.
* Fitur tambahan produk. Dengan fitur billing tidak hanya menghitung jumlah sewa pemakaian internet saja, namun juga menghitung pembelian produk, semisal tambahan print, minuman, atau jajanan. Terdapat pelaporan stok barang juga.
* Penambahan setting timezone. Dengan fitur ini diharapkan permasalahan berkaitan dengan terdapatnya perbedaan antara jam server dan billing dapat dihilangkan. Bagi anda yang berada di wilayah Indonesia Timur misalnya cukup memilih zona waktu WIT, dst.
* Sistem pelaporan pendapatan kini lebih lengkap. Bagi administrator, dapat memantau pemasukan berdasarkan operator yang bertugas. Jadi operator mana yang pemasukannya paling besar dapat Anda ketahui dengan cepat.
* Pelaporan transaksi dapat ditampilkan langsung dalam satu halaman maupun dalam beberapa halaman. Termasuk urut dari atas kebawah atau sebaliknya.
* Improvisasi sekuriti pada sistem pelaporan.
* Pada menu client, kini terdapat tambahan inputan untuk mengeset nama user yang dipakai untuk login di komputer bersangkutan. Dengan demikian kini masing masing pc client bisa memiliki nama user login yang berbeda. Tida k seperti pada versi sebelumnya yang mewajibkan seluruh pc memiliki user login yang sama
* Pada sistem tarif kini mendukung multi tarif. Tidak hanya satu tarif saja seperti pada versi sebelumnya. Anda bisa membuat tarif pada jam jam tertentu berbeda dengan tarif pada jam lainnya. Termasuk biaya dan durasi minimal dapat anda atur dan buat berbeda antar tiap tiap jam. misal tarif pada jam siang dan subuh anda berbeda.
* Sistem tarif kini juga mendukung pembulatan ke pecahan terdekat. Dengan cara ini Anda tidak perlu khawatir lagi tidak punya kembalian / receh untuk pelanggan Anda
* Pada setting sekuriti terdapat tambahan untuk menampilkan atau menyembunyikan pesan error php.
* Beragam perbaikan dari bug yang ditemukan pada versi sebelumnya. Dan perbaikan sekuriti yang kini lebih baik. Hal ini guna meminimalisir client / operator berbuat curang. Seperti misalnya apabila komputer sedang dipakai dan billing berjalan, maka otomatis operator tidak dapat mereboot atau mematikannya dari kasir. Sampai billing distop dan data pemakaian tercatat di database.
* Fitur menarik lainnya yang sudah didukung mulai versi sebelumnya: support hampir semua clent desktop linux, memiliki fitur screen capture untuk menangkap tampilan layar client, mendukung sistem shift operator otomatis, ukuran aplikasi server dan client keseluruhan kurang dari 500 kb, irit bandwith jaringan, dan pemilik dapat memantau warnetnya secara remote melalui internet bila server billing terhubung ke internet pula.

Sebagai tambahan billing ini sempat masuk dalam kolom software pada Majalah Infolinux Mei 2008. Dan mendapat rating 9 dari 10 sempurna, dimana point tertinggi didapat dari kemudahan instalasi dan dokumentasi instalasi yang lengkap.

Berminat untuk mencobanya?

Silahkan kunjungi dan download gratis di

http://www.bios.baliwae.com atau http://www.bios.googlecode.com/

Jangan lupa bergabung di website forumnya, bila Anda menemukan kendala, atau sekadar ingin sharing pengalaman Anda bersama rekan-rekan yang lain dalam menggunakan billing gratis ini.

(majalah-linux)

23 Juni 2008

PCMAV 1.4 + USB Disk Filtering

PC Media Antivirus, telah mencapai versi 1.4 dan secara resmi dirilis ke publik. Di rilis kali ini, PCMAV mampu mengenali 1.937 virus beserta variannya yang banyak dilaporkan menyebar di Indonesia.

Di edisi ini telah diperbaiki bug yang mengakibatkan PCMAV berhenti bekerja pada Windows 98. Selain itu, penambahan beberapa algoritma heuristic baru serta pembuatan beberapa engine cleaner khusus juga telah dimasukan pada PCMAV 1.4 kali ini, dan beberapa perubahan yang lainnya. Yang signifikan adalah penambahan fitur USB Disk Filtering (lihat di bawah).

APA YANG BARU?
a.Ditambahkan, database pengenal dan pembersih 62 virus lokal/asing/varian baru yang dilaporkan menyebar di Indonesia. Total 1.937 virus beserta variannya yang banyak beredar di Indonesia telah dikenal di versi 1.4 ini oleh engine internal PCMAV.

b.Diperbaiki, rutin yang bertugas mendapatkan lokasi folder spesial yang ada di Windows, karena ada beberapa rutin yang tidak kompatibel dengan Windows 98.

c.Diperbaiki, engine GetUpdates kini lebih tepat dalam mengenali database ClamAV mana yang harus di Update dan mana yang sudah ter-update.

d.Diperbaiki, engine cleaner khusus untuk virus Repvblik.vbs, kini dapat bekerja lebih cepat dan tepat dalam mengatasi file yang terinfeksi.

e.Diperbaiki, engine ClamAV kini tidak lagi mendeteksi file PCMAV sendiri sebagai virus akibat false alarm.

f.Ditambahkan, beberapa engine heuristic baru yang dapat mendeteksi virus-virus jenis baru yang banyak menyebar.

g.Improvisasi, pesan Information yang muncul ketika suatu object tidak bisa dibersihkan kini lebih informatif.

h.Improvisasi, pesan file PCMAV yang rusak atau terkena virus kini lebih informatif.

i.Diperbaiki, engine heuristic kini lebih diperketat dengan dengan berbagai filter untuk menghindari terjadinya kesalahan deteksi.

j.Ditambahkan, info versi dari engine atau library ClamAV yang digunakan.

k.Diperbaiki, engine scan memory yang terkadang tidak menampilkan data virus yang berhasil ditangkap, kini dapat berjalan normal.

l.Improvisasi, pada RTP ditambahkan hint information versi PCMAV pada saat mouse berada di atas lambang PCMAV di system tray.

m.Diperbaiki, kesalahan deteksi (false alarm) pada beberapa program ataupun script.

n.Diperbarui, perubahan beberapa nama virus mengikuti varian baru yang ditemukan.

o.Perbaikan beberapa minor bug dan improvisasi kode internal untuk memastikan bahwa PCMAV Cleaner & PCMAV RealTime Protector lebih dari sekadar antivirus biasa.

USB DISK FILTERING BETA1
USB Disk Filtering Beta1Fitur baru ini merupakan pengembangan fitur AutoScan yang selama ini ada di RTP, tentunya dengan penambahan algoritma dan teknologi baru. Saat PCMAV RTP aktif, colokkan sebuah USB Flash Disk. Secara otomatis USB Disk Filtering akan bekerja dengan melakukan pemeriksaan.

Selain virus yang sudah dikenal, sulit buat virus baru yang memanfaatkan sebuah USB Disk untuk penyebarannya lolos dari pemeriksaan RTP USB Disk Filtering ini. Salah satu kunci fitur baru ini adalah ditanamkannya 2 algoritma baru yang teruji efektif mampu mengenali virus yang belum dikenal sekalipun yang memanfaatkan USB Disk sebagai media penyebaran. Silahkan coba sendiri. [Virusindonesia.com]

17 Mei 2008

PC Media Antivirus Versi 1.2 + Update

Tidak ada antivirus lain yang mampu mengatasi dengan tuntas virus komputer, baik lokal maupun asing, yang banyak menyebar di Indonesia sebaik PCMAV. Umumnya antivirus yang ada hanya mampu mengenali dan menghapus file yang dideteksi bervirus. PCMAV menyempurnakannya dengan keakuratan pendeteksian yang lebih presisi serta kemampuan menyelamatkan file, dokumen dan sistem yang menjadi sasaran serangan virus hingga kembali pulih 100%.

Dengan PCMAV, Anda akan mendapatkan antivirus yang bukan hanya sekadar mendeteksi namun daya basminya yang tangguh mampu memburu 99.9% virus yang dikenal sampai ke "akar-akarnya" tanpa menimbulkan kerusakan pada file maupun sistem yang terinfeksi.

APA YANG BARU?

a.Ditambahkan, database pengenal dan pembersih 107 virus lokal/asing/varian baru yang dilaporkan menyebar di Indonesia. Total 1.789 virus beserta variannya yang banyak beredar di Indonesia telah dikenal di versi 1.2 ini oleh engine internal PCMAV.

b.Diperbaiki, kesalahan pada rutin khusus yang memeriksa virus jenis VBScript di memory pada PCMAV Cleaner, yang dapat mengakibatkan crash pada Windows Vista.

c.Optimasi, pada engine yang menangani masalah hooking file pada PCMAV RealTime Protector.

d.Diperbaiki, engine scan memory yang mengatur untuk virus jenis VBScript Encoded. Kini dapat lebih akurat dalam mendeteksi kehadiran virus ini di memory.

e.Optimasi, pada engine yang bertugas untuk memeriksa integritas dari file PCMAV Cleaner dan RealTime Protector.

f.Diperbaiki, beberapa bug dari RealTime Protector yang hanya terjadi pada komputer tertentu, yang dapat mengakibatkan RTP crash. Serta masalah lain yang biasanya diakibatkan oleh "Plug and Play" dari perangkat USB atau Flash Disk. (Ketok.com)

DOWNLOAD PCMAV 1.2

01 Mei 2008

BlankOn 3.0 (Lontara) Resmi Dirilis

Pada tanggal 27 April 2008 Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) dan Komunitas Ubuntu Indonesia melepas distribusi BlankOn Linux versi 3.0 yang diberi nama Lontara. BlankOn Linux adalah distribusi Linux yang dikembangkan demi menghasilkan distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan pengguna komputer umum di Indonesia.

Dengan menghadirkan filosofi, kemudahan, dan kehandalan yang ditawarkan Ubuntu Linux sebagai distribusi aslinya, BlankOn Linux Lontara dikembangkan dengan menggunakan Ubuntu Hardy Heron (versi 8.04) sebagai basis utamanya secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux khas Indonesia, khususnya untuk dunia pendidikan, perkantoran dan pemerintahan. Fitur-fitur utamanya di antara lain adalah kesiapan multimedia (mampu memutar DVD/mp3 dan beragam format proprietari lainnya) dan tersedianya aplikasi keuangan.

“Lontara sudah lebih matang, kaya dan indah dibanding rilis-rilis sebelumnya. Sudah tidak ada alasan bagi instansi-instansi pemerintah untuk tetap menggunakan perangkat lunak tertutup dan berbayar”, ujar Farhan Perdana yang mengomandoi proyek BlankOn 3.0 ini.

Edisi Lontara kali ini selain menampilkan fitur uniknya, yaitu membuat penggunanya dapat menulis dan membaca dalam aksara tradisional Lontara’ yang digunakan di Sulawesi, juga dibuat dalam dua varian utama, yaitu versi Standar yang ditujukan untuk komputer-komputer modern dan versi Minimalis, yang ditujukan untuk komputer-komputer jenis lama yang masih banyak digunakan di Indonesia. Dalam versi Minimalis, telah terinstal pula uji coba program peramban Wikipedia tanpa perlu terkoneksi ke Internet yang diberi nama Daluang. Walau belum berfungsi penuh (hanya fungsi pencarian dan penampilan artikel yang baru dapat dinikmati), Daluang diharapkan dapat segera dicoba dan memperoleh masukan dari masyarakat.

BlankOn Linux Lontara menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama yang digunakan pada antarmukanya, dan diharapkan dapat menjadi alat sosialisasi istilah-istilah bidang komputer pada Bahasa Indonesia yang selama ini dianggap aneh dan membingungkan.

Muhammad Takdir, salah seorang pengembang BlankOn 3.0 berkomentar: “Diharapkan dengan rilisnya BlankOn linux Lontara ini dengan segala kemudahan dan keunggulannya bisa semakin meningkatkan semangat dan kesadaran masyarakat Indonesia tentang pemanfaatan perangkat lunak yang bebas dan terbuka terutama di dunia pendidikan.”

BlankOn Linux Lontara juga dikembangkan dengan maksud sebagai pelatihan bagi para pengembang dalam negeri dalam hal kolaborasi online dan pengembangan produk perangkat lunak bebas/terbuka, yang mana proses pengembangannya total dilakukan secara online menggunakan jalur situs web, milis dan kanal #blankon di server IRC irc.freenode.net.

Alamat Unduh BlankOn 3.0 >> Selengkapnya...

13 Maret 2008

Billing Open Source (BiOS) Baliwae

Billing Open Source (BiOS) Baliwae adalah billing yang diistimewakan untuk warnet berbasis Linux (meski dapat juga berjalan di hampir semua sistem operasi lainnya), source code terbuka (open source), sepenuhnya FREE. Dibuat dari scratch dan bukan turunan atau pengembangan dari aplikasi sejenis lainnya.

BiOS berbasis web - PHP dan MySQL dan berjalan diatas aplikasi webserver seperti Apache atau Lighttpd, dsb. Menggunakan konsep Client - Server. Aplikasi Server dapat dipasang di proxy internet. Client dapat memantau durasi pemakaian dan biaya yang dikeluarkan via browser, Administrator dapat menetapkan aturan biaya koneksi per durasi waktu. Dan Operator dapat memonitor biaya yang harus dibayarkan client, memulai, menghentikan dan mereset billing client termasuk mencetak bill/nota untuk pelanggan dan menyajikan pemasukan dalam bentuk grafis 3D.

versi development saat ini:

- BiOS versi Miracle 1.1 -> TERBARU
- BiOS versi Miracle 1.0
- bios versi kintamani minor 200905

CARA UPDATE:
Cukup dengan mengcopy file-file yang ada dalam paket versi terbaru. Apabila ada file yang sama silahkan file yang lama direplace dengan yang baru. Untuk database tidak ada perubahan. Tetap. Jadi struktur database tidak perlu diupdate

Features dan kelebihan BiOS dibandingkan billing lain:

  • Hadir dengan Lisensi Open Source, GNU/GPL versi 3
  • Sudah pernah diuji di Warnet Linux selama 2 tahun
  • BiOS dapat berjalan di hampir semua sistem operasi - cross platform, baik client maupun server (linux, windows, freebsd, etc)
  • Memiliki interface yang sederhana, mudah penggunaan untuk client dan operator.
  • Tidak perlu instalasi (compilasi) di client. Sangat mudah diinstal. karena cukup diinstal di komputer operator atau di proxy server yang telah dilengkapi dengan webserver (ex: apache server, lightttpd, dll), php dan database mysql. hampir semua distro linux saat ini menyediakan aplikasi builtin ini.
  • Aplikasi sangat ringan, responsif, hanya membutuhkan space <>
  • Dapat diakses dari modus GUI (xwin: kde, gnome, fluxbox, icewm)
  • Terdapat akses berjenjang untuk client, operator dan administrator
  • Unlimited client
  • AJAX
  • Apabila komputer billing terhubung ke internet, pemilik dapat memantau dan mengakses cpanel billing dari manapun. Dengan begitu dia tetap dapat memantau kondisi warnetnya, dsb.

Sumber : Bios.baliwae.com

20 Februari 2008

ThinkFree Office Versi Terbaru


JAKARTA - PT Andalan Solusindo Pratama dan Haansoft Inc memperkenalkan ThinkFree Office versi terbaru, software meliputi program-program word processing, spreadsheet, dan presentasi yang mampu berjalan di berbagai platform, online maupun offline.

ThinkFree Office terdiri dari komponen-komponen yang serupa dengan produk aplikasi perkantoran dari kompetitornya, terutama Microsoft dengan Microsoft Office-nya.

Aplikasinya meliputi word processing dengan ThinkFree Write, spreadsheet dengan ThinkFree Calc, dan aplikasi presentasi grafik dengan ThinkFree Show, yang memungkinkan pengguna membuat ataupun menyunting dokumen dan filenya.

Selain itu, user ThinkFree juga mendapatkan manfaat dari fungsi "Save As PDF" untuk mengkonversi dokumen mereka ke format Portable Document Format (PDF).

"Think Free Office dikembangkan dengan kemiripan user interface dengan Microsoft Office. Para pengguna yang sudah friendly dengan Microsoft Office akan mudah beradaptasi dengan ThinkFree Office," ujar Managing Director Andalan Solusindo Pratama Richard Kartawijaya, saat jumpa pers di Mario's Place Cikini, Jakarta, Selasa (19/2/2008).

"Beberapa fitur tambahan dan harga yang jelas lebih murah tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi perusahaan-perusahaan maupun UKM dengan dana terbatas untuk operasional dan terhubung menggunakan aplikasi-aplikasi perkantoran dari kompetitor kami," imbuhnya.

Aplikasi-Aplikasi ThinkFree ini dikembangkan dengan menggunakan teknologi Java yang dapat berjalan pada sistem operasi Linux, Mac, ataupun Windows, Sun Polaris, dan Unix. Aplikasi ini juga bekerja dalam 11 bahasa, termasuk Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis, China, dan Jepang.

ThinkFree Office dijual retail untuk enterprise ataupun satuan dengan harga sekira USD50. "Harga retail dari kami adalah USD50. Untuk volume user, akan ada kesepatakan sendiri yang pasti jauh lebih murah. Harga ini cukup terjangkau dibandingkan kompetitor kami yang tujuh hingga sepuluh kali lipat lebih mahal dari harga kami," papar Richard. (mbs)

ThinkFree Office Targetkan 20.000 Lisensi

Managing Director PT Andalan Solusindo Pratama Richard Kartawijaya menargetkan ThinkOffice akan terjual sebanyak 20.000 Lisensi pada 2008.

"Kami targetkan yah kurang lebih 20.000 lisensi. Segmen kami tidak hanya enterprise, meliputi banking industry, pemerintahan, dan individual PC-user, tetapi juga sekolah-sekolah. Kali ini kami dan Haansoft ingin berkontribusi untuk pendidikan. Dengan harga yang terjangkau, saya pikir segmen kami tersebut tidak keberatan menerima produk kami. Menurut saya, angka 20.000 tidak muluk," ujarnya saat diwawancarai okezone usai jumpa pers di Mario's Place Cikini, Selasa (19/2/2008).

Tidak hanya itu, saat ini Andalan Solusindo Pratama menjalin kerja sama dengan Asosiasi Warung Internet Indonesia (AWARI). "Kami juga mensosialisasikan ThinkFree pada warnet-warnet di Indonesia. Tidak sedikit warnet dengan puluhan PC mengeluh keberatan dengan bandrol Microsoft Office yang berlisensi," jelas Richard.

Hingga saat ini, Haansoft bekerjasama dengan Andalan Solusindo Pratama untuk pendistribusian yang sudah mencakup Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali.

"Saat ini kami (Andalan) menandatangani partnership agreement dengan PT Berca Cakra Teknologi yang sementara ini memiliki 30 reseller. Rencananya pertengahan hingga akhir tahun ini partner kami mencapai 54 reseller untuk memperluas jangkauan hingga ke Lombok dan kota-kota kecil lainnya," tutur Richard ketika ditanyakan komentarnya tentang distribusi.(mbs)

Sumber : Okezone

11 Februari 2008

Software Pengenal Wajah, Saat Wajah Tak Bisa Disembunyikan

Peneliti dari Inggris berhasil membuat perangkat lunak untuk mengenali wajah dengan lebih sempurna. Alamat buruk bagi para teroris yang piawai gonta-ganti penampilan.

Ini peringatan buat Noordin M Top dan para gembong teroris lainnya yang piawai bergonta-ganti wajah. Belum lama ini, sejumlah peneliti dari Inggris berhasil membuat perangkat lunak yang mampu membaca wajah "asli" seseorang. Alhasil, meski sang buronan telah mereparasi muka berkali-kali, komputer akan tetap bisa mengenali foto diri yang sebenarnya. Bahkan, meskipun perubahan itu telah dilakukan 15 tahun sebelumnya.

Adalah Rob Jenkins dan Mike Burton, dua orang pakar psikologi dari Universitas Glasgow, Inggris, yang terinspirasi untuk menemukan software tersebut. Awalnya, mereka mendapatkan fakta bahwa manusia lebih mudah mengenali wajah seseorang dari beberapa foto yang diberikan daripada hanya sebuah.

Rupanya, hikmah di balik kesimpulan itu adalah manusia bisa mengenali karena melihat atau menganalisis dari sudut dan suasana yang berbeda. "Kami," demikian Jenkins dan Burton, "Terinspirasi untuk membuat gambar khusus yang merupakan ?rata-rata' dari sejumlah foto seseorang." Gambar sintesis itulah yang kemudian menolong perangkat lunak pengenal wajah untuk melakukan tugasnya sehingga menjadi lebih mudah.

Untuk membuktikan hasil kerjanya itu, kedua peneliti tersebut memasukkan foto tunggal sejumlah artis laki-laki pada layanan online MyHeritage.com. Ini adalah website yang memiliki data ratusan foto artis di seluruh dunia. Orang dapat meng-input fotonya untuk membandingkan dan menemukan orang terkenal mana yang paling mirip dengan dirinya.

Website itu digawangi oleh program pengenal wajah yang dikenal dengan nama FaceVACS. Ini adalah perangkat lunak pembaca raut muka terbaik berdasarkan pengujian US National Institute of Standards and Technology pada tahun 2006.

Jenkins and Burton persisnya memasukkan foto 25 orang terkenal–mulai dari Bill Clinton hingga Jack Nicholson–untuk menguji apakah MyHeritage mengenali mereka secara tepat. Rupanya, dengan data tak kurang dari 450 gambar wajah, hanya 54 persen dari foto yang dimasukkan oleh para peneliti itu yang berhasil dikenali.

Foto-foto yang tak berhasil dikenali itu lantas diolah sehingga didapatkan gambar "rata-rata"-nya. Setelah foto "komposit" itu dimasukkan kembali ke MyHeritage, perangkat lunak itu mengenali hampir semuanya (80 persen). "Ini adalah untuk pertama kali software mengenali foto dengan sejumlah elemen, seperti pencahayaan dan pose yang tak dikontrol," kata Jenkins. "Ini seperti mekanisme bagaimana manusia mengenali obyek yang dilihat," imbuhnya.

Salah satu bagian fundamental dari pembuatan foto komposit itu adalah dibuangnya faktor pencahayaan dan pose yang sering kali membedakan foto yang satu dengan lainnya. Dengan kata lain, teknik tersebut mengekstrak bagian-bagian yang paling esensial dari wajah seseorang. "Benar bahwa sejumlah informasi akan hilang, namun justru bagian informasi itu yang tak diperlukan," terang Jenkins.

Teknik pembuatan wajah rata-rata itu persisnya mengidentifikasi ciri paling khusus dan rahasia dari sebuah foto wajah, misalnya sudut mata dan bibir. Sementara, jika foto menampilkan seseorang dengan sudut yang berbeda, maka sistem akan mengoreksi gambar sehingga ciri khusus antara beberapa foto akan tampak. Akhirnya beberapa foto itu akan digabungkan dan dihasilkan foto sintesis.

Dengan penerapan teknik foto sintesis pada passport atau dokumen identitas lainnya, kata Jenkins, maka proses pengamanan, misalnya di Bandara, akan menjadi lebih maksimal. Bahkan, meski foto komposit itu dibuat 15 tahun lalu, maka tetap saja wajah seseorang dapat dengan mudah untuk dikenali.

Jonathon Phillips, peneliti dari National Institute of Technologies and Standards, Amerika Serikat, pada tahun 2006 sejatinya juga melakukan penelitian yang sama. Namun, dia menggunakan faktor yang sangat terkontrol, misalnya resolusi gambar mesti tinggi dan subyek harus menghadap kamera dengan pencahayaan yang telah ditentukan.

Phillips mengungkapkan, ketika itu tim yang dipimpinnya berhasil membuat sistem yang berhasil memadukan dua teknik yang selama ini berkembang secara bersamaan, yakni koreksi pada foto non-frontal dan membuat rata-rata gambar wajah. "Namun, untuk mengaplikasikan teknik tersebut diperlukan bank data yang cukup besar," urainya. (Trust//mbs)

Intelijen Bisa Memata-matai Warga

Pada akhir tahun 2006, Jan Erik Solem, peneliti sari Swedia, berhasil menemukan Polar Rose. Ini adalah sistem pencari gambar di internet yang dapat merekonstruksi bentuk tiga dimensi wajah manusia, dan sekaligus mengombinasikan dengan ciri khususnya untuk menghasilkan sebuah foto dua dimensi yang unik.

Selama ini, ujar Solem, mesin pencari data di internet sebenarnya hanya bisa mencari gambar berdasarkan teks yang menyertainya. Singkat kata, mesin itu buta terhadap gambar. Tapi, Polar Rose tidak. Bahkan, sistem ini bisa membuat model tiga dimensi dari sebuah foto dua dimensi. "Kami menggunakan metode statistik untuk mengerjakan hal itu," terangnya.

Nordic Venture Partners, perusahaan asal Negeri Skandinavia itu, bersedia mendanai pengembangan Polar Rose tak kurang dari USD5,3 juta. Sistem ini merupakan yang pertama di dunia, dan Erik Solem percaya dapat menyaingi mesin pencari yang sudah ada sebelumnya. "Belum ada search engine seperti ini. Jika ini sukses, kami akan bersaing dengan raksasa, seperti Google, Microsoft, dan Yahoo," ungkapnya percaya diri.

Erik Solem juga berkeyakinan bahwa teknologi yang dikembangkannya itu dapat diterapkan di dunia game. Teknologi ini memungkinkan memasukkan obyek-obyek ke dunia maya hanya dengan mengambil fotonya. Jadi, teknologi ini semakin mempermudah dan menghemat biaya karena selama ini pembuatan obyek 3D di sebuah game dibuat secara manual.

Namun, di balik kemudahan itu, muncul pula kekhawatiran. Yaman Akdeniz, aktivis yang gencar menyuarakan tentang privasi, mengatakan bahwa sistem pencarian gambar via internet itu bisa jadi menolong untuk mencari penjahat. Tapi, di sisi lain teknologi itu bisa digunakan untuk membongkar data pribadi seseorang, bahkan dimanfaatkan oleh aparat intelijen guna memata-matai warganya. (Trust//mbs)

Sumber : Okezone